SWAP Energi Tutup Putaran Pendanaan Pra Seri-A dan Targetkan Ribuan Swap Station di Berbagai Kota



SWAP Energi, ekosistem penukaran baterai untuk kendaraan listrik pertama di Indonesia, telah mengumumkan penutupan putaran pendanaan Pra-Seri A yang dipimpin oleh Kejora-SBI Orbit, dengan partisipasi dari Baramulti Group, Living Lab Ventures (anak perusahaan Sinar Mas Group), New Energy Nexus Indonesia, Yifang, dan Angel Investor.


"Terima kasih kepada investor atas kepercayaannya kepada SWAP. Dengan pendanaan Pre-A Series yang oversubscribed ini, kami akan memperluas jangkauan SWAP Station dan mempercepat adopsi motor listrik di kota-kota besar lainnya," tukas Irwan Tjahaja, co-founder dan CEO SWAP Energi. “Untuk memenuhi tingginya permintaan dan tren sepeda motor listrik, kami memprioritaskan tiga hal utama yaitu infrastruktur yang kuat, pengalaman berkendara yang menyenangkan, dan layanan purna jual terbaik,” jelas Irwan.


“Untuk memenuhi tingginya permintaan dan tren motor listrik, ada 3 hal yang menjadi prioritas utama kami yaitu infrastruktur yang kuat, pengalaman berkendara yang menyenangkan, dan after-sales service yang terbaik,” tambah Irwan.

Keberhasilan konsep ini terbukti melalui SMOOT – motor listrik tanpa cas pertama di Indonesia dengan sistem tukar baterai dari SWAP. Teknologi IoT milik SWAP menghubungkan motor listrik dengan baterai dan SWAP Station sehingga memberikan banyak manfaat untuk pengendaranya seperti cek status sepeda motor listrik, top-up kilometer, dan untuk sistem keamanan, Smoot dapat dimatikan dari jarak jauh melalui aplikasi SWAP.


“Dengan prinsip tukar baterai, para pengusaha dan korporasi tidak perlu khawatir mengalami downtime akibat pengisian baterai yang berjam-jam. Proses kilat ‘Swap and Go’ hanya dalam 9 detik ini akan menguntungkan operasional perusahaan, mitra logistik, dan juga para penggunanya. Melalui pendanaan Pra-A ini, kami percaya SWAP dan ekosistemnya dapat menjadi pemain kunci di infrastruktur tukar baterai dan mempercepat adopsi motor listrik di Indonesia” ujar Billy Boen, Fund Director dari Kejora-SBI Orbit.


“Kami terus mengembangkan ekosistem SWAP dan keseluruhan asetnya; mulai dari baterai, SWAP Station, dan aplikasi SWAP. Sehingga secepatnya merek motor listrik lain dapat menggunakan infrastruktur kami. Saat ini pun kami sedang berdiskusi dengan beberapa merek motor listrik lain untuk mengadopsi ekosistem SWAP,” jelas Irwan.


Dengan investasi ini, SWAP akan mempercepat adopsi kendaraan listrik dan mendukung pemerintah Indonesia untuk mencapai target 13 juta sepeda motor listrik di jalan pada tahun 2030. SWAP telah bermitra dengan perusahaan-perusahaan besar seperti Lazada Logistics, Pos Indonesia, Alfamart, Circle K, dan akan terus mengembangkan kerjasama dengan banyak pihak untuk percepatan serta kemajuan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.


104 views0 comments